Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.
Yokubus 1:12
Dalam kitab Yakobus ini penulis sedang menasehati jemaat Tuhan yang ada di perantauan. Yakobus memberikan nasehat kepada mereka mengenai pencobaan yang dialami oleh mereka. Yakobus mengatakan bahwa orang yang bertahan dalam pencobaan adalah orang yang berbahagia. Berbahagia yang di maksud oleh Yakobus adalah memakai kata (μακάριος) yang artinya di berkati atau beruntung. Jadi Yakobus mengatakan bahwa orang yang bertahan dalam pencobaan adalah orang yang di berkati bahkan tidak hanya di berkati tetapi mereka adalah orang yang paling beruntung karena mereka akan mendapatkan mahkota yang di janjikan oleh Tuhan Yesus Kristus.
Alasan mengapa Yakobus mengatakan mereka mengalami pencobaan tetapi juga di sebut orang yang berbahagia karena pencobaan yang di maksudkan oleh Yakobus adalah (πειρασμός) artinya disiplin atau godaan. Dengan demikian Yakobus menyatakan bahwa mereka harus lulus dari godaan-godaan yang datanhg dalam hidup mereka selama berada di perantauan dan itu sebagai bagian dari disiplin rohani yang membentuk mereka untuk semakin kuat. Yakobus terus menghimbau mereka untuk tidak tergoda dengan hal dunia tetapi tetap memdisiplinkan diri setiap saat agar tidak jatuh dalam dosa. Maka dari itu Yakobus menyebut orang yang tetap berahan itu adalah yang paling Bahagia karena itu bukan hal yang mudah untuk mereka hadapi.
Begitu juga dengan kehidupan kita setiap saat perlu adanya pedisiplinan dalam diri kita dan jangan mudah di tipu dengan berbagai godaan-godaan yang datang dalam diri kita. Sebab godaan itu memang sangatlah manis tetapi sebenarnya membawa kita kepada dosa. Maka dari itu sesuai dengam Firman Tuhan kita punya sikap yang selalu waspada dan tetap bertahan dalam pencobaan-pencobaan yang kita alami agar kita menjadi seorang pemenang dan menjadi orang yang paling beruntung atau di berkati Tuhan.