Yohanes 10:11
“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya”
Ada seorang anak yang bernama Adi, ia adalah seorang anak yang baik dan tidak pernah melakukan satu hal apapun yang mampu untuk mendukakan hati orangtuanya. Namun ada satu ketika kedua orangtuanya bercerai. Adi yang tadinya adalah seorang anak baik yang tidak pernah melakukan kesalahan apapun atau dengan sengaja berusaha untuk mendukakan hati orangtuanya menjadi kehilangan arah. Ia mulai mencoba banyak hal baru yang seharusnya tidak boleh ia lakukan dan sebagai hasil akhir ia diliputi dengan perasaan bersalah dan ketakutan karena ia sadar bahwa itu akan mendukakan hati orangtuanya dan ia menyadari bahwa ia telah terhilang.
Sama seperti halnya dengan apa yang seringkali kita lakukan, ketika ada hal yang membuat kita terlena maka kita akan mulai menyerong dan seringkali tersesat hingga sudah tidak tahu lagi bagaimana cara untuk melepaskannya.
Dalam melakukan dosa kita seringkali menyadari apa yang kita perbuat itu sebenarnya adalah salah namun memang dosa itu nikmat untuk dilakukan sehingga kita menjadi terikat dan tidak tahu bagaimana cara untuk melepaskannya. Tapi ada satu hal baik yang perlu untuk kita ketahui melalui hal ini. Yesus Tuhan yang kita sembah ini adalah seorang gembala yang sangat baik, kita ini diibaratkan sebagai domba. Ia memiliki banyak sekali domba yang ia giring dan tuntun, namun tetap saja pasti ada saja ada seekor domba yang sulit untuk diatur dan akhirnya ia terhilang. Meskipun hanya satu saja yang terhilang Tuhan kita akan mencari yang terhilang itu hingga ketemu meskipun hanya seekor. Ia akan mencari dimanapun ia berada, dengan banyak bahaya yang mengancam nyawanya dimasa pencarian itu. Ia sungguh rela untuk memberikan nyawanya kepada kita anak-anak-Nya yang terhilang ini agar bisa kembali kepada-Nya.
Maka sadarilah ketika kamu terhilang dan diliputi perasaan bersalah dan juga tidak tahu bagaimana harus melepaskannya, Ia akan mencarimu menggendongmu dan menuntunmu kembali ke jalan yang benar. Maka responilah setiap panggilan yang diberikan oleh-Nya kepadamu. Ketika kamu merasa sudah jauh dan bingung harus bagaimana carilah Dia, dengan rajin berdoa, mendengarkan Firman, datang beribadah ke gereja dan lain sebagainya yang bisa membuat kita semakin hari semakin menyadari begitu besar kasih-Nya yang Ia berikan kepada kita, dimana Ia mau untuk mencari dan merelakan nyawa-Nya untuk kita.