Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.
Mazmur 40:2-4
Raja Daud menulis Mazmur 40 ini, ia sedang berada suatu tekanan. Ini dapat dilihat dari pasal 39 di mana Raja Daud berdoa minta pertolongan. Seorang raja Daud yang hidupnya berkenan pada Tuhan bahkan Tuhan mengakui bahwa raja daud orang yang berkenan kepadanya. Namun ia masih mengalami masalah cobaan dan tekanan yang datang silih berganti di dalam hidupnya. Tetapi ada satu hal perlu di teladani dari kehidupan seorang raja Daud. Dalam masalah dan tekanan yang dialaminya raja Daud tetap duduk diam di hadirat Tuhan karena raja Daud menyadari bahwa diam di hadirat Tuhanlah hidupnya akan terasa aman, sebab tidak ada tempat lain yang memberikan kelegaan dan rasa aman baginya dan selalu mengutamakan Tuhan. Dan di pasal 40 ini dimana raja Daud menuliskan sebagai sebuah ungkapan rasa syukur nya kepada Tuhan sang pemilik kehidupan yang selalu memberikan pertolongan dan rasa aman yang tiada tertandingi di hidupnya. Tuhan selalu menopangnya dan tidak membiarkannya terjatuh bahkan membawanya ke gunung batu yang kuat sehingga tidak goyah sedikitpun ketika badai itu datang.
Demikianlah dalam hidup kita, Tuhan tidak akan meninggalkan kita sedikit pun sebab Dia Allah yang selalu ada dan menopang umatnya yang selalu diam di hadiratnya. Jangan takut jika saat ini engkau dalam pergumulan yang mungkin secara manusia itu sangat sulit tapi percayalah bahwa Tuhan akan selalu menolong kamu dan memberikanmu rasa aman.